
Membekali Generasi Unggul, Prodi HES UIN Ponorogo Gelar Sosialisasi Visi, Misi, CPL, dan Kurikulum dalam Metaphoria 2026
September 26, 2026
Praktikum Profesi di LP3H Ponorogo, Mahasiswa HES Dampingi 45 Pelaku Usaha Mikro
Oktober 8, 2026PONOROGO — Sebagai wujud komitmen dan tindak lanjut dari kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perkumpulan Program Studi dan Dosen Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (POSDHESI), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu pada Jumat, 02 Oktober 2026.
Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB bertempat di Aula Fakultas Syariah ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag., yang merupakan Ketua Umum POSDHESI. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta ratusan mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah yang Adaptif: Transformasi, Inovasi, dan Tantangan Generasi Baru di Era Digital”, kuliah tamu ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar siap menjadi lulusan yang tangguh dan relevan (future-ready graduates) di tengah arus pesatnya perkembangan ekonomi dan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag. menekankan pentingnya pergeseran paradigma berpikir mahasiswa HES, dari yang sekadar memahami teks fiqh menuju pemecahan masalah (from fiqh to problem solving). Beliau menyampaikan lima strategi utama bagi generasi baru lulusan Hukum Ekonomi Syariah dalam menghadapi era digital, antara lain:
1. Penyelarasan Kompetensi: Menguasai fondasi hukum Islam sekaligus memahami regulasi dan dinamika transaksi digital terkini.
2. Penguasaan Literasi Digital dan FinTech: Mengintegrasikan pemahaman hukum dengan perkembangan finansial berbasis teknologi.
3. Pengembangan Soft Skills: Mengasah pola pikir kritis, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja global.
4. Kolaborasi Multidisiplin: Mampu bekerja sama dengan berbagai bidang keilmuan untuk menyelesaikan persoalan hukum dan ekonomi yang kompleks.
5. Inovasi Berbasis Etika: Menjaga nilai-nilai keadilan dan etika syariah dalam penerapan teknologi finansial modern.

“Jangan hanya menjadi penonton di era transformasi digital, tetapi jadilah profesional yang memberikan solusi serta menegakkan keadilan di masyarakat,” pesan Dr. H. Abdul Mujib di akhir sesi presentasinya.
Ketua Program Studi HES, Wahyu Saputra, M.H.Li., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antara Prodi HES UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan POSDHESI, namun juga menjadi acuan strategis dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan penguatan kapasitas keilmuan akademisi di lingkungan Fakultas Syariah.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara mahasiswa dan narasumber, serta ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama.




