
Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Ikuti Audit Mutu Internal Tahun 2026
Juli 30, 2026
Mendorong Ketepatan Waktu Kelulusan, Prodi HES Gelar Pendampingan Percepatan Penyelesaian Studi Bagi Mahasiswa Angkatan 2020–2022
September 23, 2026Sarangan, Magetan – Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berpartisipasi aktif dalam Workshop Finalisasi Revisi Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 4–5 Agustus 2026 di kawasan wisata Sarangan, Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang selaras dengan standar pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah diwakili oleh Wahyu Saputra, M.H.Li. selaku Ketua Program Studi dan Anjar Kususiyanah, M.Hum. selaku Sekretaris Program Studi. Kehadiran keduanya menjadi wujud komitmen Prodi HES dalam mendukung peningkatan mutu akademik melalui penyempurnaan dokumen kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Workshop diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Arah Kebijakan Kurikulum Berbasis OBE sebagai landasan penyusunan dan penyempurnaan dokumen kurikulum di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Memasuki sesi inti, seluruh program studi mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Penyempurnaan dan Finalisasi Dokumen Kurikulum Berbasis OBE yang dilaksanakan secara terpisah dalam breakout room sesuai fakultas masing-masing. Khusus Fakultas Syariah, kegiatan dipandu oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) dengan fasilitator dari Tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Wakil Dekan I, dan unsur pimpinan terkait. Melalui forum ini, setiap program studi melakukan telaah secara komprehensif terhadap dokumen kurikulum agar sesuai dengan kebijakan akademik, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta prinsip Outcome-Based Education.
Selain sesi FGD, kegiatan juga diisi dengan *panel verifikasi dan harmonisasi dokumen kurikulum* sebagai tahap penyempurnaan akhir sebelum dokumen ditetapkan. Pada akhir workshop, hasil finalisasi dokumen masing-masing fakultas dipresentasikan oleh Dekan atau Direktur Pascasarjana, kemudian dilanjutkan dengan *penyerahan simbolis dokumen kurikulum kepada Rektor* sebagai bentuk komitmen bersama dalam implementasi kurikulum OBE di seluruh program studi.
Sesuai arahan panitia, setelah proses finalisasi selesai seluruh program studi juga diwajibkan mengunggah dokumen kurikulum yang telah disempurnakan ke sistem yang telah disediakan. Langkah ini menjadi bagian dari proses dokumentasi sekaligus memastikan seluruh dokumen hasil workshop terdokumentasi secara terintegrasi.

Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Wahyu Saputra, M.H.Li., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi program studi untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum agar mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja. Melalui penyempurnaan dokumen kurikulum berbasis OBE, Prodi HES berkomitmen untuk menghadirkan proses pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan secara terukur, relevan, dan berkelanjutan.

Partisipasi aktif Prodi Hukum Ekonomi Syariah dalam workshop ini diharapkan semakin memperkuat budaya mutu akademik di lingkungan Fakultas Syariah sekaligus mendukung visi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.




